Pengertian Pasar Global : Manfaat, Strategi dan Contoh

Tekad.id – Pasar merupakan sarana yang digunakan untuk melakukan transaksi jual beli barang. Berbagai jenis pasar bermunculan dengan karakteristiknya masing-masing, salah satunya adalah pasar global. Oleh karena itu, pengertian pasar global ini perlu diketahui. 

Untuk para pelaku bisnis, mengetahui jenis pasar yang satu ini sangat penting apalagi jika memiliki target untuk go internasional memasarkan produk mereka. Ingin tahu informasi penting seputar pengertian pasar global, manfaat, strategi dan contoh produk pasar global? Baca penjelasannya di bawah ini.

 

Pengertian Pasar Global

Pengertian Pasar Global
Pengertian Pasar Global

Dilihat dari sudut pandang ahli Handri Ma’ruf menyebutkan bahwa Pengertian pasar global secara umum adalah tempat pertemuan penjual dan pembeli yang mencakup seluruh dunia. Kemudian terjadi sebuah interaksi permintaan dan penawaran.

Sedangkan untuk arti dari jenis pasar yang disebut sebagai pasar internasional tersebut, yaitu transaksi jual beli skala dunia. Hal ini bisa terjadi antara sebuah negara dengan negara lain yang masuk dalam ruang lingkup pasar tersebut.

Hadirnya pasar ini, salah satu alasannya karena upaya untuk memenuhi kebutuhan dari masyarakat suatu negara. 

Ketika di satu negara sumber daya dan produk yang dibutuhkan masyarakat terbatas, maka upaya membeli dari negara lainpun dilakukan. Itulah pengertian pasar global yang perlu dipahami sebelum terjun ke dalam pasar ini.

Manfaat Pasar Global

Lima manfaat yang bisa didapatkan ketika bertransaksi di sebuah pasar global bisa diketahui dalam penjelasan berikut. Secara garis besar, sebuah bisnis akan lebih cepat melebarkan sayapnya dengan ikut transaksi di tingkat global tersebut.

1. Konsumen Semakin Banyak

Sesuai dengan salah satu realitas pasar, dimana ketika target penjualan semakin banyak akan berpotensi meningkatkan transaksi.

Ketika sebuah bisnis masuk dalam lingkup pasar internasional, maka targetnya tentu bukan saja masyarakat negara mereka sendiri. Tetapi, juga masyarakat dunia terutama negara yang tergabung dalam pasar tersebut.

Sebagai contoh, pebisnis dari Indonesia yang ikut dalam pasar internasional yang ada di Singapura. Otomatis selain calon konsumen di Indonesia juga akan ikut ambil bagian calon pembeli yang ada di Singapura sehingga jumlahnya akan lebih besar.

2. Jalur Distribusi Pasar Global Sangat Luas

Jalur distribusi juga akan semakin luas, tidak sekedar di dalam negeri saja tapi sudah menjangkau luar negeri. 

Ini akan menambah potensi keuntungan bisnis menjadi lebih besar, apalagi ketika pembeli melakukan transaksi dari luar negeri kemudian mempromosikan produk tersebut pada komunitasnya.

3. Keuntungan Berlipat Ganda

Jumlah konsumen akan berbanding lurus dengan keuntungan sebuah bisnis selama pebisnis mampu memaksimalkan potensi konsumen yang ada.

Apalagi untuk transaksi di pasar internasional, selain mendapatkan konsumen dari negara sendiri pebisnis juga akan mendapatkan konsumen dari negara lain. Pastinya akan berdampak pada keuntungan yang didapatkan.

4. Kesempatan Terbuka Lebar

Potensi berkembangnya sebuah bisnis ketika sudah masuk dalam sebuah pasar global akan jauh lebih besar. Bisnis akan lebih cepat dikenal bukan saja di dalam negeri, tapi juga mancanegara.

Jika ternyata produk bisnis banyak diminati dan dibutuhkan, maka transaksi jual beli akan memiliki intensitas yang semakin tinggi.

5. Eksistensi Perusahaan Semakin Maksimal

Saat sebuah perusahaan bisnis yang sudah berkecimpung di pasar internasional dengan keuntungan yang semakin besar, maka eksistensi mereka di dunia bisnis akan semakin lama dan panjang.

Manfaat yang didapat bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis dan menjaga kelancaran kegiatan produksi hingga pemasaran. Tak tertutup pula kemungkinan untuk memproduksi produk baru sesuai kebutuhan konsumen.

Resiko Pasar Global

Ada banyak keunggulan yang akan didapatkan saat sebuah bisnis masuk dalam sebuah persaingan pasar skala internasional. Namun perlu juga diketahui bahwa terdapat beberapa resiko yang mungkin saja terjadi dan membuat bisnis tidak stabil.

Jika pebisnis tahu apa saja potensi resiko tersebut, paling tidak bisa dijadikan referensi untuk meminimalisir resiko tersebut di kemudian hari.

1. Regulasi Berbeda

Adanya perbedaan regulasi transaksi jual beli di setiap negara sehingga ketika ingin masuk ke pasar tersebut tentu harus menyesuaikan dengan regulasi yang ada.

Contohnya saja, saat sebuah bisnis produk makanan non halal akan mengirimkan barangnya ke negara muslim yang mewajibkan label halal pada setiap produk. Jika regulasi tersebut tidak dipenuhi, tentu produk tidak akan bisa dijual di negara muslim sebelum semua regulasi dipenuhi.

Ujung-ujungnya ketika sudah terlanjur mengirimkan dan ditolak di pelabuhan negara tersebut, barang harus dimusnahkan daripada harus keluar uang tambahan untuk mengirimkannya kembali ke negara asal.

2. Pajak Tinggi

Saat akan melakukan impor barang ke negara lain, ada biaya pajak yang perlu dipenuhi. Tentunya akan berimbas pada harga jual produk tersebut ketika sudah beredar di negara lain.

Tanpa pengetahuan ini, bisa saja pebisnis tetap menerapkan harga yang sama dengan harga di negeri sendiri sehingga kerugian besar akan diderita.

Selain itu, ketika penetapan harga jual setelah memasukkan biaya pajak juga perlu diperhatikan harga dari pesaing yang menjual produk sama. Ketika harga yang dibanderol lebih tinggi, kemungkinan konsumen tentu akan memilih produk pesaing dengan harga lebih murah.

3. Perbedaan Bahasa

Beda negara akan beda pula bahasanya. Ketika melakukan transaksi skala internasional tanpa pemahaman akan bahasa setempat, maka akan menjadi masalah dan berimbas pada batalnya transaksi.

Dengan begitu, perlu persiapan matang soal profesional yang sengaja di hire untuk menjadi konsultan transaksi dan mengerti bahasa dari negara tujuan penjualan produk.

4. Perbedaan Biaya

Biaya-biaya yang dikeluarkan untuk melakukan perdagangan luar negeri sangat beragam. Kalau tidak punya pemahaman yang detail, soal biaya akan sangat merugikan perusahaan.

Apalagi sebagai pedoman biaya digunakan mata uang internasional yaitu dolar yang sangat dinamis perubahannya terhadap mata uang dalam negeri.

5. Proses Lebih Lama

Kenapa lama? Karena ada serangkaian proses yang harus diikuti dan dipenuhi mulai dari pengecekan produk bisnis, kemudian proses cukai, penanganan produk ketika sudah sampai di negara tujuan, dan antrian untuk bisa masuk ke pasar global tersebut.

Strategi Bisnis untuk Masuk Pasar Global

Jika ingin sukses berbisnis skala internasional, harus punya strategi masuk pasar global yang mumpuni dan diterapkan. Supaya kerugian dapat diminimalisir dan keuntungan dimaksimalkan. Beberapa strateginya adalah:

 

1. Memeriksa Alur Kas

Memastikan arus kas dan pembiayaan, yang akan dibutuhkan selama proses pengiriman barang ke negara lain. Pastikan semua alur jelas dan masih bisa diakomodir oleh anggaran bisnis.

2. Ketahui Peluang Pasar

Lakukan survei pasar terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengirim barang ke negara lain. Apakah produk punya potensi untuk dibeli oleh konsumen internasional, kategori konsumen apa yang akan dijadikan prioritas.

Dengan begitu, bisa diterapkan seperti apa nantinya upaya promosi dilakukan agar orang tertarik membeli.

3. Membuat Strategi Terbaik

Beda bisnis beda strategi sehingga perlu dilakukan pembuatan strategi terbaik untuk bisnis di pasar tersebut. Bila perlu libatkan profesional untuk penyusunan strategi mumpuni bisnis.

4. Merencanakan Pemasaran Agresif

Pemasaran agresif maksudnya sama dengan dinamis, strategi selalu dikembangkan berdasarkan kondisi terkini pasar. Supaya produk selalu bisa laku dipasaran, tentunya dengan analisa yang tepat dan pemahaman secara kontinu tentang karakter konsumen target maka dari itu manajemen pemasaran sangat berberan penting dalam kondisi tersebut.

5. Penambahan Modal

Pastikan bahwa ada modal tersedia untuk menunjang proses integrasi bisnis ke kancah pasar internasional. Ketika dalam prosesnya modal yang dipakai menipis, masih ada persiapan modal siap dipakai.

Contoh Produk Pasar Global

Sebagai tambahan informasi mengenai pengertian pasar global perlu juga diketahui contoh pemasaran pada pasar global tersebut. Paling tidak, bisa dijadikan acuan ketika ingin melakukan pemasaran sendiri.

1. Indomie

Merk mie instan ini adalah salah satu produk Indonesia yang pemasarannya sudah dilakukan secara global. Produk ini sangat mudah dijumpai di berbagai negara dengan konsumen yang semakin berlimpah.

Produk tersebut sudah menyesuaikan diri dengan kebutuhan konsumen di berbagai negara, dimana soal rasa dan harga juga sudah melalui proses analisa panjang.

2. Perangkat Brand Apple

Apple juga sudah mendunia, bahkan hampir di semua negara produk elektronik dan smartphone nya sudah tersedia.

Jangan takut jika ingin mencoba peruntungan di pasar global. Pelajari dulu mulai dari Pengertian Pasar Global sampai hal penting mengenai pasar global ini. Selama informasi lengkap, sudah memahaminya, dan persiapan sudah maksimal, kenapa tidak mencobanya?

Baca Juga: Pengertian Pasar Lokal

 

Tinggalkan komentar