Pengertian Manajemen Keuangan Menurut Para Ahli

Tekad.id – Mengatur keuangan adalah hal yang sangat penting untuk menjaga stabilitas bisnis dan perusahaan. Dengan manajemen yang bagus, pemahaman yang tepat tentang pengertian manajemen keuangan dan seluk beluknya, maka alur uang bisa dipantau dan dikendalikan dengan lebih baik.

Boleh dilihat berbagai bukti nyata, saat perusahaan memiliki manajemen keuangan yang bagus, imbasnya adalah pada eksistensi yang lebih panjang. Selain itu, keuntungan lebih besar, biaya operasional, dan lainnya dapat terpenuhi. 

 

Pengertian Manajemen Keuangan Menurut Ahli

Pengertian manajemen keuangan
Pengertian manajemen keuangan

Sejumlah ahli memiliki pendapatnya tentang arti manajemen di bidang keuangan ini. Joseph L. Massie mengatakannya sebagai upaya sebagai bagian dari sebuah tanggung jawab memperoleh dana untuk perusahaan dan menggunakannya melalui langkah efektif dalam rangka mencapai target.

Sedangkan secara umum artinya adalah empat kegiatan yang dilakukan pada dana dan aset sebuah perusahaan. Hal ini meliputi kegiatan perencanaan, mengelola, penyimpan, dan mengendalikan dana serta aset tersebut.

Perencanaan terhadap empat kegiatan tersebut harus maksimal untuk mencegah terjadinya masalah yang akan berakibat fatal bagi usaha dan bisnis. Menerapkan jenis manajemen ini sangatlah penting, baik untuk perusahaan skala kecil apalagi skala besar.

Tujuan Manajemen Keuangan

Agar bisa menerapkan pemahaman tentang pengertian manajemen keuangan, perlu diketahui apa saja tujuan dari penggunaannya. Berikut ini beberapa tujuan penting sebagai target penerapan dari manajemen tersebut.

 

  • Meminimalisir Modal

Perlunya meminimalisir modal adalah untuk mengurangi dampak buruk pada keuangan perusahaan jangka panjang. Pengelolaan uang yang tepat dengan manajemen yang bagus akan menjadi alasan modal dapat diminimalisir dan keuntungan dapat dimaksimalkan.

  • Kurangi Resiko Kegiatan Operasional

Ketika manajemen keuangan dikelola oleh manajer berkualitas, resiko terjadinya masalah dalam usaha bisa diminimalisir. Apalagi untuk bagian operasional yang sangat rentan memberikan resiko buruk pada perusahaan jika pengelolaan keuangannya tidak baik.

  • Memastikan Eksistensi Perusahaan

Keputusan-keputusan yang tepat tentang keuangan, mulai dari tahap perencanaan hingga pengawasan akan berdampak pada eksistensi perusahaan. 

Jika keputusan diambil berdasarkan manajemen keuangan yang bagus, maka perusahaan bisa terhindar dari masalah gulung tikar dan dapat eksis untuk jangka panjang.

  • Memaksimalkan Hasil dan Keuntungan

Dengan merencanakan keuangan dengan matang, target keuntungan yang diinginkan lebih berpotensi untuk tercapai. Perusahaan jadi memiliki pendapatan yang jelas secara kontinu karena penataan alur keuangan yang jelas dan teratur.

  • Merencanakan Struktur dari Modal

Struktur modal yang tepat akan membuat perusahaan terhindar dari upaya peminjaman dana kepada pihak ketiga. Dengan penerapan manajemen keuangan, pengaturan struktur modal dapat dikemas dengan jelas.

Disesuaikan dengan kondisi dana perusahaan, kemudian operasional tidak melebihi modal yang tersedia. Bagi perusahaan yang struktur modalnya kurang teratur, membuat kemungkinan hutang meningkat dan imbasnya akan dirasakan pada aktivitas perusahaan secara keseluruhan.

  • Memaksimalkan Efisiensi

Terkadang, tanpa adanya pengaturan alur uang dalam sebuah usaha menyebabkan pengeluaran membengkak pada pos anggaran yang sebenarnya tidak penting. Dengan adanya manajemen keuangan, maka efisiensi anggaran bisa dilakukan dan pemborosan dapat dihindari.

  • Upaya untuk Menjaga Arus Kas

Arus kas memang harus dijaga agar tetap stabil. Jangan sampai biaya kategori pengeluaran lebih besar daripada pendapatan perusahaan. Jika hal itu terjadi maka bukannya laba yang akan didapat, tapi kerugian yang jumlahnya bisa sangat berdampak pada keuangan usaha.

Penggunaan uang kas yang menggunakan manajemen keuangan jelas akan bisa terlihat secara transparan. Kemana digunakan, berapa jumlahnya, dan lainnya sehingga ketika dilakukan evaluasi juga bisa lebih mudah.

  • Keuangan Perusahaan Pada Kondisi Terbaik

Tujuan yang tak kalah penting adalah menjadi upaya pengawasan alur keuangan sebuah perusahaan. Ketika teridentifikasi ada penggunaan uang yang melenceng dari seharusnya, maka bisa diantisipasi dan dilakukan perbaikan agar tidak mengganggu alur kas.

Dengan begitu, keuangan perusahaan terhindar dari pemborosan dan tetap pada jalur yang benar. Dampaknya adalah target keuntungan bisa dimaksimalkan, kemungkinan rugi bisa diatasi.

Fungsi Utama Manajemen Keuangan

Selain pengertian manajemen keuangan dan tujuan di atas, perlu juga mengetahui fungsi utama yang diemban oleh manajemen keuangan terbaik. Masing-masing fungsi bisa berjalan dengan baik selama dilakukan oleh tim yang handal.

 

  • Perencanaan (Planning)

Fungsi ini berhubungan dengan perencanaan keuangan dari sebuah usaha dengan melibatkan pos-pos yang tepat. Mulai dari alur kas yang direncanakan sejak awal usaha, kemudian laba dan rugi, serta pengaturan penggunaan kas agar sesuai peruntukannya.

  • Pengalokasian Anggaran (Budgeting)

Anggaran akan dialokasikan sesuai dengan kebutuhan, tidak kurang dan tidak lebih. Dengan adanya manajemen keuangan, anggaran yang disediakan dibuat sangat tepat dan menyesuaikan dengan ketersediaan dana.

  • Kontrol Keuangan (Controlling)

Melakukan kontrol sangat dibutuhkan supaya dana perusahaan digunakan sesuai alur yang sudah ada. Jika terdapat penyelewengan yang ditemukan melalui evaluasi, maka bisa lebih cepat diketahui dan diperbaiki supaya tidak merugikan perusahaan.

  • Audit (Auditing)

Secara berkala akan dilakukan pemeriksaan atau audit oleh pihak yang tepat, baik secara internal maupun eksternal. Fungsinya, meminimalisir penyalahgunaan uang dan memastikan semua pos anggaran digunakan dengan tepat.

  • Pelaporan Keuangan (Reporting)

Laporan akan dilakukan secara berkala oleh manajer keuangan, transparan, dan mengakomodir semua kegiatan menyangkut keuangan. Dengan begitu, bisa didapatkan informasi akurat, soal kondisi terkini keuangan sebuah perusahaan.

Prinsip Penting Manajemen Keuangan

Semu prinsip berikut ini perlu direalisasikan di sebuah perusahaan jika ingin eksistensi dan keuangan tetap stabil. Berikut prinsip dari manajemen keuangan:

 

  • Pengelolaan

Terdapat pengelolaan keuangan yang baik dalam sebuah perusahaan, dimana anggaran yang tersedia bisa dipakai berdasarkan rencana awal usaha dan target yang mau dicapai.

  • Konsistensi

Keuangan harus memiliki sebuah sistem yang konsisten berkaitan langsung dengan penggunaan uang yang tepat.

  • Akuntabilitas

Prinsip ini berhubungan dengan nilai moral dan hukum wajib yang ada dalam perusahaan, tentunya berkaitan dengan sumber dana dan penggunaannya. Selain itu, setiap personel perusahaan yang berwenang wajib paham wewenang masing-masing terkait keuangan yang ada.

  • Kelangsungan Hidup

Adanya upaya tim yang mengelola manajemen keuangan untuk memastikan rencana keuangan bisa direalisasikan agar perusahaan tidak kolaps.

  • Transparan

Terdapat keterbukaan dalam penggunaan anggaran. Tujuannya supaya semua pihak bisa ikut mengawal alur dana yang ada.

  • Integritas Tinggi

Memaksimalkan integritas dari setiap hal yang berhubungan dengan keuangan, terutama laporan dan juga semua catatan keuangan perusahaan.

  • Sesuai Standar Bidang Akuntansi

Memudahkan semua pihak memahami laporan keuangan, manajemen, dan sistem yang digunakan.

Tips Menerapkan Manajemen Keuangan

 

Untuk menerapkan sebuah manajemen keuangan yang baik, tak cukup hanya dengan paham apa pengertian manajemen keuangan. Tapi, perlu juga melakukan tujuh hal berikut.

  • Memisahkan antara rekening pribadi dengan rekening usaha, diterapkan untuk pemilik bisnis. Tujuannya supaya jelas mana anggaran untuk usaha dan mana dana yang bisa dipakai untuk kebutuhan sendiri.
  • Pencatatan penggunaan uang perusahaan oleh pemilik bisnis juga harus jelas, termasuk mendapatkan hak gaji setiap bulan dari dana perusahaan sesuai aturan yang sudah dibuat.
  • Jangan lupa untuk membuat laporan keuangan yang benar, bisa dipertanggung jawabkan.
  • Jangan sampai ada dana kantor yang dititipkan atau disimpan oleh personal karyawan. Hal itu berpotensi terpakainya dana selain untuk kebutuhan kantor.
  • Selalu melakukan pengecekan terhadap produk bisnis. Gunanya untuk menghilangkan potensi penipuan dan upaya memanipulasi anggaran oleh pihak tidak bertanggung jawab.

 Baca Juga: Pengertian Manajemen Pemasaran Menurut Para Ahli

Memahami pentingnya manajemen keuangan bukan hal sulit. Dampaknya akan sangat positif bagi sebuah perusahaan, mulai dari paham apa pengertian manajemen keuangan hingga bagaimana menerapkan manajemen yang baik untuk jangka panjang.

Tinggalkan komentar