Pembalik Keadaan

Oleh : Muhammad Anis Matta, Lc
(Disampaikan di Makasar, 2013)

Jika kita bicara sejarah, maka kita akan menemukan sebuah pembalikan keadaan. Antum ingat apa itu Peristiwa Ain Jalut? Jengis Khan telah membunuh 3 juta orang dalam kurung waktu dua puluh tahun. Tidak hanya membunuh manusia sebanyak itu, ia juga membumihanguskan bangunan, tumbuhan bahkan hewan yang ia temui di hadapannya, karena strategi perangnya adalah mengirimkan ketakutan kepada musuhnya jauh sebelum pasukannya sampai di hadapannya. Karena itu, ia membasmi semua apa saja yang ia temui di hadapannya, termasuk membakar semua perpustakaan di Baghdad ketika Jengis Khan akhirnya menaklukkan Baghdad.
Ketika Jengis Khan berada di Baghdad, bisa dibayangkan, seorang wanita Tartar mengumpulkan sepuluh orang laki-laki muslim dan semua dimintanya menunduk dan wanita ini menyembelih laki-laki itu satu per satu tanpa perlawanan. Tahukah Antum berapa jumlah orang yang dibunuh Jengis Khan di Baghdad? Jengis Khan telah membunuh delapan puluh ribu orang seketika. Sampai-sampai muncul mitos di dunia Islam, khususnya di Syria dan Damaskus, mereka mengatakan, “Jika ada pasukan Tartar datang, biarkan dan jangan dilawan.”
Tahukah Ikhwah sekalian, ada sebuah kerajaan yang dilalui oleh Jengis Khan, yang bernama kerajaan Khwarizmi, kerajaan ini juga dihancurkan, namun ada laki-laki sepupu raja yang selamat melarikan diri. Hingga akhirnya laki-laki ini menjadi budak di India dan berpindah-pindah tempat, akhirnya dibeli oleh pengusaha di Damaskus yang juga memiliki majelis pengajian. Laki-laki budak ini belajar agama hingga ia memiliki ilmu yang cukup dan akhirnya menjadi prajurit Mesir, sampai pada suatu masa ia akhirnya memimpin Mesir. Periode inilah yang disebut sebagai zaman budak-budak.
Taukah Antum siapa budak yang memimpin Mesir ini? Ia adalah Al-Muzafar Qutuz. Ialah yang menyiapkan Mesir untuk melawan pasukan Tartar yang menjadikan Mesir sebagai target terakhir ekspansinya setelah menghancurkan negeri Islam Baghdad dan lainnya. Dan penghentian ekspansi besar pasukan Tartar itu terjadi dalam perang besar yang di sebut Ain Jalut.
Pertempuan Ain Jalut inilah yang mengubah sejarah cucu-cucu Jengis Khan, karena setelah kekalahan pasukan Tartar di Ain Jalut, mereka semua masuk Islam. Dan cucu-cucu Jengis Khan inilah yang ikut menyebarkan Islam sampai ke Asia Tengah hingga Asia Selatan.
Sejarah adalah bicara tentang pembalikan situasi. Ikhwah sekalian, bisakah kalian hari ini membalikan situasi yang akan menjadi cerita di masa yang akan datang?

Mungkin Anda juga menyukai