Lakukan Hal yang Tidak Bisa Dilakukan Para Pendahulu

Oleh : Muhammad Anis Matta, Lc
(Disampaikan di Makasar, 2013)

Ada seorang anak muda diangkat sebagai raja pada usia enam belas tahun, dan senior di kerajaan itu meremehkan anak muda ini. “Apa yang bisa dilakukan anak ini?” kata mereka. Para senior dan sesepuh kerajaan tidak memercayai kemampuannya. Saat ia menjabat, terjadi goncangan dan ia gagal melaluinya, anak muda ini akhirnya mengembalikan tahtanya kepada ayahnya, namun akhirnya dikembalikan lagi kepadanya. Akhirnya ia mulai berpikir, ada satu cara yang bisa membuat para senior dan sesepuh ini percaya kepadanya. Apa cara itu? Lakukan hal-hal yang belum pernah berhasil dilakukan para pendahulu. Seperti pepatah Arab, “Meskipun aku adalah orang yang paling ujung, aku akan melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan orang – orang sebelum aku.” Anak muda ini adalah Muhammad al-Fatih.
Apa yang tidak bisa dilakukan para pendahulu itu adalah pembebasan Konstatinopel. Sudah 700 tahun sejak Rasulullah menjanjikan pembebasan, namun belum ada yang berhasil melakukan pembebasan. Sejak Khalifah Utsman, mereka berusaha untuk membebaskannya tapi tidak pernah sampai. Sampai anak muda ini membuat sebuah cerita, cerita yang akan dikenang generasi selanjutnya, yaitu berhasil membebaskan Konstatinopel. Bacalah sejarah betapa sulitnya membebaskan itu, butuh waktu yang sangat lama, 700 tahun. Ingat, 700 tahun. Waktu yang sangat lama.
Hal yang sama juga terjadi dalam penaklukan Palestina. Perang Salib telah terjadi selama 200 tahun. Perang terjadi dalam delapan gelombang, yang tujuh di antaranya kaum muslimin mengalami kekalahan. Hingga Shalahuddin Al Ayubi berhasil melakukan penaklukan. Ingat, Ikhwah, 200 tahun. Waktu yang sangat lama.
Ikhwah, tapi saya meyakini, Antum semua dapat memenangkan perjuangan ini untuk memimpin Indonesia dalam waktu yang lebih cepat, lakukanlah hal yang belum bisa dilakukan oleh para pendahulu.

Mungkin Anda juga menyukai