Mengobati Hati di Bulan Puasa

Saudaraku, hati seseorang bisa berada dalam tiga kondisi, yaitu hati yang sehat, hati yang sakit, atau bahkan hati yang mati.
Orang yang hatinya sehat akan merasakan manisnya iman, kelezatan ibadah, dan ketenangan hidup. Adapun hati yang yang sakit maka hidupnya akan senantiasa gelisah dan jauh dari ibadah, terlebih lagi hati yang mati.
Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga hati ini senantiasa sehat. Apabila kita mendeteksi bahwa hati ini sedang sakit, segeralah obati. Jangan sampai hati ini bertambah sakit atau bahkan menjadi hati yang mati.
Bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat tepat untuk mengobati hati-hati kita. Dalam kitab al-Adzkar, Imam An-Nawawi rahimahullah menukilkan bahwa,
دواء القلب خمسة أشياء : قراءة القرآن بالتدبر، وخلء البطن، وقيام الليل، والتضرِّع
عند السحر، ومجالسة الصالحين
“Obat hati itu ada lima, yaitu :
 1. Membaca al-Quran disertai perenungan (tadabbur)
 2. Mengosongkan perut dengan berpuasa
 3. Melaksanakan qiyam al-lail
 4. at-Tadharru’, berdo’a kepada Allah diiringi perendahan diri dan kehinaan, di waktu sahur sebelum terbit fajar
 5. Bergaul dengan orang-orang shalih
Demikianlah lima hal yang bisa menjadi obat bagi hati. Di mana kelima hal tersebut akan sangat mudah terlaksana di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Mari manfaatkan bulan Ramadhan ini untuk mengobati hati-hati kita dengan lima amalan tersebut.

Mungkin Anda juga menyukai