Raih Kemuliaan di Jum’at Ramadhan

Hikmah QS: AL-MUNAFIQUN: 8.

Ikhwah fillah,

•Allah -Subhanahu wa Ta’ala- telah memuliakan orang orang Islam, melebihi semua manusia yang bukan muslim.
•Kemudian Allah memuliakan orang orang beriman, melebihi semua muslim lainnya.
•Kemudian Allah memuliakan orang orang bertaqwa melebihi kemuliaan orang orang beriman. •Kemudian Allah memuliakan para ulama yang bertaqwa, melebihi mereka yang belum bertaqwa.
•Kemudian Allah memuliakan para Nabi dan Rasul -Alaihimus-Salam- melebihi semua orang bertaqwa.
•Kemudian Allah memuliakan Ulul ‘Azmi dari para Rasul, melebihi kemuliaan para Nabi dan Rasul. •Kemudian Allah memuliakan Nabi Muhammad -Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam- melebihi kemuliaan Ulul ‘Azmi selain beliau.
  • Allah -Tabaraka wa Ta’ala- memuliakan hari Jum’at sebagai hari termulia dalam sepekan. >Allah memuliakan hari Arafah sebagai siang termulia dalam setahun.
  • Allah memuliakan Lailatul Qadri sebagai malam termulia dalam setahun.
  • Allah memuliakan sepuluh hari pertama bulan dzulhijjah sebagai hari hari termulia dalam setahun. >Allah memuliakan bulan ramadhan sebagai bulan termulia dalam setahun.
Kemuliaan hari jum’at di bulan ramadhan, tentu melebihi kemuliaan hari jum’at di luar bulan ramadhan.
Kemuliaan hari ini melebihi kemuliaan hari hari yang lain pada bulan mulia ini.
Orang mulia ialah orang yang memuliakan kemuliaan, terutama kemuliaan imani ini.
Sebaliknya, orang yang tidak memuliakannya, belum digolongkan orang yang mulia dalam penilaian iman…
Kemuliaan kita di sisi Allah, sesuai pemuliaan kita terhadap apa yang diperintahkan oleh Allah untuk kita muliakan. Semakin tinggi pemuliaan kita terhadap pemuliaan imani, setinggi itulah kemuliaan kita secara imani…!!!
Ya Rahman,
Muliakan kami dengan syari’atMU dan sunnah nabiMU…!!!
Sholluu ‘alan-Nabi…!!!

 

Mungkin Anda juga menyukai