Bila Hati Begitu Rentan Godaan

Bila hati begitu rentan terhadap gangguan syetan atau godaan hawa nafsu dan kemaksiatan, bahkan termasuk godaan yang paling lemah sekalipun, maka itu berarti engkau tidak dijaga oleh Allh, dan pasti karena memang engkau tidak/kurang “menjaga Allah”. Ingatlah hadits ini: “Ihfadzil-Laha yahfadzka” (“Jagalah Allah, niscaya Dia pasti menjagamu”. HR. At-Tirmidzi). Dan untuk itu periksalah pada dirimu dua hal yang umumnya menjadi faktor dan biang penyebab utama:
Pertama: Adanya suatu penyakit hati tertentu yang dominan bercokol dan memekatkan kalbu, seperti misalnya dengki, benci, dendam, ujub, sombong, kikir, tak sabar, tak syukur, suudzan, dusta, tak amanah, lemah rasa mas-uliyah (rasa tanggung jawab) , sulit mengaku salah, merasa tak dosa, enggan memaafkan, egois, tak peduli, tak empati, dan lain-lain.
Kedua: Adanya kewajiban atau amal harian tertentu pula yang selama ini secara hampir permanen ditinggalkan atau diabaikan, seperti misalnya shalat fardhu tepat waktu, berjamaah di masjid, shalat sunnah rawatib, shalat malam minimal witir 3 rakaat selepas isya’ atau sebelum tidur, shalat dhuha, tilawah Al-Qur’an, dzikir harian dan dzikir setiap saat, istighfar, dan lain-lain.
Mari bermuhasabah dan saling mengingatkan.  Semoga rahmat Allah terlimpahkan dan maghfirah-Nya tercurahkan kepada kita semua!
Aamiin!

Mungkin Anda juga menyukai