Menjaga Kesucian Diri Pasca Ramadhan

Oleh : Ust. Tholhah Nokin, Lc

Ramadhan merupakan anugerah besar bagi kaum muslimin. Beragam jenis ibadah di dalamnya dapat mengantarkan setiap muslim kepada kesucian jiwa, agar dimensi ruhani lebih dominan dan dimensi jasmani dapat dikendalikan. Ramadhan adalah proses sempurna untuk meningkatkan kesucian jiwa.

Proses ini tidak boleh berhenti dengan selesainya Ramadhan. Sebab, jiwa manusia mempunyai potensi untuk melakukan kebaikan dan juga keburukan. Hawa nafsu sebagai ujian dapat menggelincirkan seseorang dari jalan yang lurus. Syetan sebagai musuh abadi tidak pernah henti melakukan tipu dayanya. Karena itu, ketika Ramadhan meninggalkan kita, maka itu adalah babak baru untuk tetap menjaga kesucian diri dalam rangka mencapai sukses hidup; menjadi muslim yang bersih jiwa dan raga, jauh dari maksiat dan semua hal yang dilarang Allah SWT.

Kesucian diri adalah tanda kesuksesan, sedangkan mengotorinya adalah tanda kerugian. Allah menggambarkan hal ini dalam firman-Nya,

“Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya).  Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.  Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (QS. As Syams [91]: 7-10)

Berikut ini beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk memelihara kesucian diri pasca Ramadhan.

 

Mungkin Anda juga menyukai