Sebab-Sebab Maghfirah di Bulan Ramadhan

Ramadhan adalah syahrul maghfirah, bulan di mana Allah SWT memberikan pengampunan kepada para hamba-Nya.

Ada beberapa amal yang menjadi sebab turunnya maghfirah (pengampunan Allah SWT). Diantaranya adalah:

  1. Berpuasa
  2. Qiyam Ramadhan, dan
  3. Qiyam Lailatul Qadar.

Pertama: Berpuasa

Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ» (رواه البخاري [38]

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: «Siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan demi meraih pahala di sisi Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu terampuni». Hadits Riwayat Bukhari [38] dan Muslim.

Kedua: Qiyam Ramadhan

Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ» (متفق عليه: البخاري [37، 2008]، ومسلم [759]).

Dari Abu Hurairah ra. bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: «Siapa yang melakukan qiyam (shalat malam) di bulan Ramadhan karena iman dan demi meraih pahala di sisi Allah SWT, maka dosa-dosanya yang telah lalu terampuni». Hadits Muttafaqun ‘alaih: Bukhari [37, 2008] dan Muslim [759].

Yang dimaksud dengan Qiyam Ramadhan adalah melakukan shalat malam pada malam hari di bulan Ramadhan. Hal ini bisa terjadi dengan:

  1. Shalat Tarawih, dan atau
  2. Shalat Tahajjud, dan atau
  3. Shalat Witir, atau

Ketiga: Qiyam Lailatil Qadr

Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ يَقُمْ لَيْلَةَ القَدْرِ، إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ» (رواه البخاري [35]).

Dari Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: «Siapa yang melakukan qiyam lailatil qadri karena iman dan demi meraih pahala di sisi Allah SWT, maka dosanya yang telah lalu terampuni». Hadits Riwayat Bukhari [35].

Dalam riwayat lain Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «مَنْ قَامَ لَيْلَةَ القَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ، وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ» (متفق عليه: البخاري [1901، 2014]، ومسلم [760]).

Dari Abu Hurairah ra. dari nabi SAW, beliau bersabda: «Siapa yang melakukan qiyam pada lailatil Qadar karena iman dan demi meraih pahala di sisi Allah, maka dosanya yang telah lalu terampuni, dan siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan demi meraih pahala di sisi Allah SWT, maka dosanya yang telah lalu terampuni». Hadits Muttafaqun ‘alaih: Bukhari [1901, 2014] dan Muslim [760].

Ya Allah…

Jadikanlah kami termasuk orang-orang yang berpuasa dan qiyam karena iman dan demi meraih pahala di sisi-Mu, sehingga kami mendapatkan pengampunan-Mu

(Baca: Syarat dosa-dosa terampuni).

Mungkin Anda juga menyukai